Keluarga Baruku

With Me

Sum 41

I’ll hold on to this moment you know, ’cause I’d bleed my heart out to show.
And I won’t let go

Thoughts read unspoken, forever in doubt
Pieces of memories fall to the ground
I know what I didn’t have so, I won’t let this go
’Cause it’s true, I am nothing without you

All the streets where I walked alone, with nowhere to go
I’ve come to an end

I want you to know
With everything I won’t let this go, these words are my heart and soul
I’ll hold on to this moment you know, ’cause I’d bleed my heart out to show
And I won’t let go

In front of your eyes, it falls from the skies
When you don’t know what you’re looking to find
In front of your eyes, it falls from the skies
When you just never know what you will find (what you will find)

I don’t want this moment to ever end
Where everythings nothing without you

I want you to know
With everything I won’t let this go, these words are my heart and soul
I’ll hold on to this moment you know, ’cause I’d bleed my heart out to show
And I won’t let go (I want you to know)
With everything I won’t let this go, these words are my heart and soul
I’ll hold on to this moment you know, ’cause I’d bleed my heart out to show
And I won’t let go

Untuk sebuah keluarga baruku yang telah membuatku menjadi lebih hidup. Menerimaku apa adanya. Menamparku saat lengah. Mengenalkanku arti belajar dan hidup. Menghormati jalan hidup orang lain. Memahami semua cacatku. Menganggapku sebagai bagian dari 888 sel itu, dan sekarang hampir bertambah lebih banyak lagi. Mencaciku saat aku sedang hina. Meraihku saat aku hampir jatuh. Meneriakiku ketika aku mulai tuli. Menarikku saat ku letih dan hampir berhenti. Merengkuh saat kuhanyut. Menjatuhkan saat aku lupa bagaimana rasanya jatuh. Menangis saat aku tak lagi bisa keluar air mata. Meredam saat ego menguasai. Memeluk ketika perasaan menguasai logika. Membentak saat aku lemah. Membuka mataku ketika mulai ku mulai buta akan karunia Tuhan. Menempaku agar aku tidak lembek. Mendorongku saat ku letih berlari. Menyeretku dalam persaudaraan ini. Iya itu. Kamu pasti tahu. Kita menyebutnya STAPALA. Terima kasih atas tiga tahun terakhir ini. Dan untuk tahun-tahun indah nanti bersama kalian.

Advertisements

3 thoughts on “Keluarga Baruku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s