kencana, where the story goes…

19 Maret 2007…
berawal dari pos telaga warna.
jurit malam melintasi kebun teh dengan sebuah lampu senter.
berguling bersetubuh dengan jalan batu.
tertindih kerir.
terguyur oleh serapah, makian, dan tamparan.
meruntuhkan setiap benteng yang telah dibangun perlahan.
layaknya sperma yang begitu keluar lalu mati.
satu yang hidup ketika menabrak sel telur.
dan jadilah..

TEKAD

Pos mental,
Kobo, Udik, Komo

menjamah kabut tergantung rendah.
menguapkan panas tubuh.
mencumbui aliran air bergemericik.
menguras tenaga yang tersisa.
nyali yang tak kunjung luntur.
dan logika yang kian membeku.
hipotermia.
menikmati tiap hitungan menembus batas.
sinkronisasi gerakan dan negosiasi tak kunjung henti.

RESISTEN

pos fisik,
Terong, Enkor, Tegil, Yoyon

menggigil tersentuh udara subuh.
meneruskan kompromi.
mental, nyali, dan logika.
menghirup hangatnya setetes teh hangat.
menjawab tiap luncuran pertanyaan merudal.
memacu meriam.
panas. membara. bergelora.
nilai. doktrin. tertanam. dan mengakar.
ini STAPALA.
ini calon keluarga baruku.
disana pelajaran itu dimulai…

DOKTRINASI

pos motivasi,
Dosko

sepanjang jalan kebun teh Gunung Kencana
19 Maret 2007

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s