-repost- [no offense]

rian,

mungkin baru kali ini kita kontak langsung..maaf, bukannya aku sombong atau apalah yg ada di otak kamu, tapi aku cuma nurutin apa kata yahya supaya g ngomong apa2 dlu sama kamu..

sebenernya udah dari lama aku mau bicara langsung sama kamu, aku mau minta maaf karena aku tau udah nyakitin hati kamu,
“seperti kata kamu aku juga perempuan yg tau persis gimana perasaan sesamanya”..cuma yaa..janji aku ke yahya itu yg jadi penghalang..aku g mau bikin dia kecewa

aku cuma mau bilang, aku g seperti yang kamu bayangin..persepsi2 kamu tentang aku, aku rasa g fair kalo kamu g tau kebenarannya ky apa..

aku bukan mau membela diri atau apa, aku sadar aku udah jahat bgt sama kamu..makanya kali ini aku mau minta maaf..

hmm..kalo boleh aku mengoreksi isi blog kamu, ini kenyataan yg sebenernya :

1. “gue terpaksa me-remove facebook Wulan setelah gue dituduh sebagai stalker. What th….???!!!!”
# maksud kamu status aku yang “stop stalking at me” itu kn? sebenernya itu bukan buat kamu, tapi buat temennya mantanku yang diem2 stalking-in aku karena account aku udah d block sama mantanku..jadi lewat account temennya, mantanku mata2in kegiatan aku, terus dy neror2 aku..sampe2 dtulis di account fb-nya..
well..darimana aku tau, kamu sendiri pasti tau..aku pake account temenku yang masih jd friend mantanku..jadi aku minta maaf kalo kamu tersinggung sm status fbku..tp itu bukan kamu.

2. “Apa lo tidak pernah memikirkan perasaan sesama lo? Perasaan wanita?”
# selama ini justru aku ngerti banget perasaan kamu, silahkan tanya yahya udah berapa kali aku nangis menyesali keadaan yang udah terlanjur begini..udah berkali-kali aku menyesali diriku sendiri yang udah nyakitin kamu, mantanku dan orang lain..tapi lagi2 yahya berhasil menyemangati aku untuk g terlarut sama perasaanku itu.

3. “Bagaimana kalo hal ini terjadi pada hidup lo?”
# tau knp aku menyesali keadaan ini sampe sgitunya? karena aku pernah di posisi kamu sekarang, jadi orang yang tersakiti..justru karena itu aku semakin menyesalinya.

4. “Mungkin hidup lo datar-datar saja dan belum ada dinamika yang membuat lo menghargai perasaan wanita. Sedih sekali gw harus mengajarkan ke lo setelah kalian menyakiti gue”
# jangan menyimpulkan sendiri apa yang kamu pikirkan. kamu bahkan g tau gimana kisah hidup aku yang bermacam2 dengan ke 12 mantanku atau keluargaku yang acak2an..menurut aku itu udah menjadi pelajaran yang lebih dari cukup dari hanya sekedar masalah ini. hal ini cuma bagian dari 1 sel di tubuhku yang kompleks..jauh dari pemikiran kamu

5. “Sekali lagi, hargai perasaan orang lain, dengan mencoba memosisikan diri lo sebagai orang itu.”
# untuk yang satu itu aku sadari aku salah..aku g tau kalau kamu masih suka buka account yahya atau aku..aku sama sekali g berpikir kalo kamu punya niat atau malah melaksanakannya..maaf aku g aware sama hal itu..mungkin sampai saat ini pun kamu masih melakukannya, tapi jujur aku g mau dianggap pamer sama kamu atau temen2 kamu..itu hanya sekedar main2 aja..klo kt temenku “facebook is just for fun. that’s it”..

6. “Wajarlah.Dia sudah mendapatkan apa yang dia inginkan”
# aku g menginginkan hal ini terjadi yan..seandainya aku bisa milih, aku akan memilih bukan sebagai pelaku, tapi penonton aja..cuma….well..this is fate..like i said before, no matter how or when, it’s just simply will happen..setidaknya aku percaya sama takdir..

7. “Dan kamupun memanggilnya”bun..”. Sama persis seperti kamu memanggilku dulu”
# bun? kamu dipanggil bunny kan? kalo aku bukan itu..bunda..itu panggilanku..jadi g sama persis ky yahya mnggil kamu dlu kan?

8. “Kurasa sampai kiamat Wulan tetap akan merasa dialah si Nyonya Besar yang jijik berhubungan dengan daun kering sepertiku”
# demi 4WI aku g pernah nganggep diri aku nyonya besar dan nganggep kamu daun kering..apalagi sampe jijik..bagaimana bisa kamu menyimpulkan demikian kalo kamu aja g pernh mengenal aku..bahkan tau bagaimana aku aja paling2 dari dhita atau yahya yg sebenernya udah lama g ketemu..please jgn pernah berpikir ky gtu, aku bukan cwe sombong yg ky dpikiran kamu..kamu boleh tanya dhita gimana aku waktu SMA..g pernah gaul sama ‘kalangan atas (gazelschaft)’ atau ngegeng2 ky gtu..aku mau bertemen sama siapa aja, bahkan anak yg dijauhin sama org sekalipun..coba tanya tentang nizar yg djauhin sama anak2 cwo, aku mau bertemen sm dy sama ky dhita..aku g pernah milih2 temen..

9. “Bahkan mungkin ia tak sadar apa kesalahannya”
# ini poin yang paling g bener menurutku..aku sadar aku salah, ini cuma masalah waktu..waktu itu yahya bilang tunggu sampai kamu agak tenang, tapi ternyata kamu ky gini..semakin aku diam, semakin kamu marah karena menganggap aku mengabaikan kehadiranmu..itu salah rian…aku sadar kamu ada, hanya saja kamu g tau gimana aku menahan perasaan untuk menjelaskan semua kesalahpahaman ini..

10.”Yang kupikir sekarang, bagiku darahnya yang halal.” dan “walaupun gw menahan rasa ingin membunuh lo”
# aku tau kamu sangat marah..sampai ingin membunuhku…kalau itu bisa memuaskanmu, y sudahlah..lakukan saja…toh saat ini aku hidup atau mati akan sama saja…

mungkin kamu hanya melihat ini dari sisimu saja, tp bgaimana dari sisiku, atau yahya..entah kamu tau atau tidak, aku dan yahya punya banyak kesamaan..kita sama2 tipe yg mendem masalah sampe akhirnya numpuk2..

jujur mantanku udah sangat keterlaluan, dia kasar, fisik dan lisan..aku selama ini cuma bisa bersabar sampe akhirnya tgl 2 Oktober itu..dia udah bener2 dluar batas..jujur dari hatiku sendiri “ada atau tidak ada yahya aku akan tetep mutusin cwoku”..aku udah g tahan sama perlakuannya itu…slebihnya aku hanya mengikuti takdir..

aku g pernah menganggap kamu musuh yang harus disingkirkan,
aku juga g pernah menganggap kamu daun kering..
aku justru ikut sedih karena udah menyakiti kamu..
hidupmu masih jauh lebih baik dari aku..
keluargamu masih jauh lebih ‘sempurna’ dari keluargaku..
masalah hidupmu masih jauh lebih ringan daripada masalah hidupku..
mungkin dengan naik gunung kamu bisa meluapkan sedikit kekecewaanmu,
tapi buatku, bila bisa disamakan dengan kegiatanmu itu, mungkin dengan mendaki semua gunung di dunia g akan bisa menghapuskan kekecewaanku terhadap keadaan hidupku..
maaf kalau kamu tersingung dengan analogiku..tapi yaa..begitulah keadaanku…

jadi kalo menurutmu aku wanita manja, kamu salah..
masalah2 hidupku sudah menempaku jadi wanita tangguh, meskipun aku masih bisa menangis tapi aku bisa tegar menghadapi semuanya..

maaf aku terlalu jauh bicara,
intinya aku minta maaf karena perbuatan aku ini kamu jadi sakit..sekali lagi aku tegaskan, aku tidak menggoda yahya..hanya keadaan yang mendukung..hanya ‘right man in the right time and the right place but in the wrong situation”..

aku g tau kamu mau terima maafku atau g, tapi aku tulus minta maaf dgmu..aku sudah merendahkan diriku sendiri karena aku tau aku salah, aku akui itu..

aku sudah tau keadaan antara kamu, yahya, dan orang tuanya..kamu tinggal menjawab ya atau tidak..kalau memang kamu menjawab ya, aku akan mundur perlahan meskipun hatiku sakit..aku sudah terlanjur sayang, mungkin melebihi mantanku yang sudah punya hubungan 3 tahun 7 bulan denganku..

makasih kamu sudah mau membaca tulisanku yang terlalu pnjang..sekali lagi maaf..

=)

Postingan aku di https://superduperlebay.wordpress.com/2009/11/03/sebuah-kontemplasi/

Advertisements

3 thoughts on “-repost- [no offense]

  1. kebaca lagi, then oh well, tulisannya sudah tidak konsisten dengan yang sekarang ditulisnya…
    sungguh tanda-tanda orang munafik itu jelas…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s