sama-sama

Kita duduk berdua di kursi ruang tamu dengan cahaya redup. Terdiam dalam pikiran masing-masing. Kamu menghadap ke arahku, dan aku menghadap searah denganmu. Kamu mulai bertanya, “ Kamu kenapa? Kok tiba-tiba diam? Maaf ya aku kelewatan…”
Dan kemudian kamu menyandarkan kepala ke pundakku. Aku masih diam. Bukan, bukan masalah becandamu yang memang kelewatan, sayang. Pikiran dan hatiku kembali terusik oleh sms tadi siang.
Aku mulai merasakan degup jantungmu yang makin kencang. Nafas yang memburu. Dan aku melakukan hal yang sama. Nafas yang memburu dan detak jantung yang terakselerasi. Kita berada dalam perasaan yang sama. Perasaan yang sama-sama sakit. Tapi oleh orang yang berbeda.
Maaf sayang, bukan dirimu. Aku tahu kamu sakit dengan sikapku yang tiba-tiba diam, dan kamu segera mengerti apa sebab kediamanku, yang pastinya membuatmu makin sakit. Bukan karena joke mu. Mungkin terlalu sering dengan kebadmoodanku yang tiba-tiba. Hanya untuk satu alasan itu.

Iya, aku masih mencintainya. Sangat… Dan aku sakit…
Iya, aku tau kamu menyayangiku. Sangat… Dan kamu sakit…

Advertisements

2 thoughts on “sama-sama

  1. akan selalu ada suatu keadaan, kenangan, dan orang2 tertentu yang pernah singgah di hati kita dan meninggalkan jejak langkah dihati kita dan kita pun tak akan pernah sama lagi seperti kita sebelumnya. ( 5 cm )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s