no surrender

ya…
seperti halnya aku merindukan bangku sekolah (bukan berarti gw putus sekolah, it’s caused i’ve graduated) ada hal lain yang mengganjal di satu ruang. Rindu. Bukan kepada manusia. Bukan pacar. Apalagi mantan pacar.

-aroma lembab itu-

-dingin yang menusuk itu-

-kabut tebal itu-

-hujan yang beriring itu-

-edelweis yang ceria itu-

-tanjakan yang menyiksa itu-

-puncak yang angkuh itu-

yah…
kepada setiap pendaki yang hangat dan bersahabat….
aku merindukannya..
teramat..

aku tidak tahu motifmu gemar menjadi seorang pendaki
aku hanya peduli bahwa gunung telah memberiku banyak pelajaran

karna aku tak akan pernah berusaha menjadi guru
be a lecture…
karna aku masih butuh banyak pelajaran…
learn…
masih bodoh
masih ingusan…

sang gunung, guru besarku
alam yang keras mendidikku…

never surrender

penilaian
June 9th 2010

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s