Aceh, I’m in love!!

Finally mendapatkan kesempatan untuk pergi ke aceh dengan sedikit kebetulan dan keberuntungan. tugas kantor ke aceh dan.. sayangnya si pacar sedang dinas ke sabang.. ngoookk.. ah, kan ini KERJA bukan mau pacaran..

berangkat sendiri karna beda pesawat. pagi-pagi udah ngejogrog di terminal 1b. check in dan dapet kabar kena delay sejam. ga bawa makanan sama sekali. untung bawa KFC sisa semalem ga kemakan. haih.. walhasil ongkang-ongkang di ruang tunggu sendirian ngemil ayam sambil baca majalah. untung lagi majalahnya national geography, banyak gambarnya. ga perlu baca karna kelaperan. hehe.. ngeles lagi..

disapalah oleh seorang bapak tua nan kelihatan bijaksana. bercakap sebentar dan rupanya sejurusan ke banda aceh. mulailah ngobrol naglor ngidul. ternyata beliau adalah guru besar IAIN banda aceh. dan kesalahan terbesar adalah ketika aku memulai percakapan dengan topik yang salah. tsunami.

Bapak tua nan baik hati itu bersama istrinya. menceritakan bahwa rumahnya lenyap tergasak tsunami. anak cucu dan menantunya juga hilang. luka dan trauma tsunami masih membekas. semua pancaindra sensitif. sama. sama seperti halnya gw 5 tahun yang lalu. hanya saja gw sedikit beruntung karna tidak perlu menelan air asin.

kembali ke catatan perjalanan. akhirnya pesawat yang ditunggu datang. bertiga menuju pesawat dan gue sudah terlanjur sayang dengan keduanya. smapai akhirnya gue dipertemukan dengan makhluk mata segaris yang teramat potensial untuk ditampol.

seorang ibu cina dengan anaknya yang super gendut mirip babi kejepit seatbelt menyerobot tempat duduk gue. debat kusir yang sok kepinteran ngajarin gue cara baca tempat duduk. ini ibunya sama anak yang sarap emang dan katrok ga pernah naek pesawat. udah dibenerin tetep ngotot ga mau ngalah. walhasil dengan perasaan gondok gue duduk di pinggir deket jalan. ga cuma sampe situ. yang namanya pramugari sriwijaya itu udah kayak mbak-mbak ITC yang jualan bh. brisiknya masyaAllah. jual ini itu ga mutu. bikin orang ga nyaman. si ibu sepaket anaknya yang mirip dudley itu rempong sendiri belanja ini itu tanpa merhatiin gue yang ada dipinggir. hello kutuu, dari tadi knape lo ga duduk di pinggir aja. gue somasi aja nih orang!!

Astaghfirullah. amit2 jabang bandit deh ini oraang. akhirnya transit di medan 20 menit. gue tinggal tidur aja untuk menetralisir kegondokan. dan akhirnya sampailah di bandara Sultan Iskandar Muda yang tak pernah tua meski sudah wafat. *krik

fially sampai aceh yang dicari sedang cuti dan dinas. -__-” ini gimana sih koordinasinya. diajaklah putar-putar sebentar keliling banda aceh. aceh bagus, rapi. jalan-jalan besar. tidak terlihat lagi bekas porak poranda tsunami. tapi panasnya astaghfirullah.

tujuan pertama kami mencari hotel untuk menginap. akhirnya pilihan jatuh pada hotel Sulthan. selanjutnya putar putar dan berhenti di sebuah kapal yang berlabuh di tengah kota. kapal Ltd. Apung. Kapal ini dulunya merupakan kapal pembangkit listrik yang berlabuh di pelabuhan Ulee Lheue. kemudian hanyut sampai perumahan penduduk saat tsunami 2004.

original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay

di samping Ltd. Apung terdapat monumen tsunami. bisa dilihat foto-foto yang tertempel didinding saat peristiwa pascatsunami. siap-sipa ngeri.. foto-foto itu lumayan manjur untuk mengingatkan kita akan hari akhir.. subhanallah..

original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay

keesokan harinya kami melaksanaan pekerjaan yang seharusnya kami lakukan di aceh. sampai tidak terasa waktu menunjukkan pukul 6 sore. padahal masih terang benderang. selain memang karna letak aceh di Indonesia bagian barat, mungkin juga karna gadis sana bening-bening bikin malam nampak segan untuk turun. T.T . selesai itu semua kami diajak jalan-jalan ke Pelabuhan Ulee Lheue. pleabuhan yang sempat habis tersapu tsunami 2004.

original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay

perjalanan lanjut ke masjid Baiturrahman. untuk sholat sekaligus hunting foto. arsitektur masjid ini luar biasa. indah dan megah.

original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superdueprlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay

keesokan harinya pekerjaan telah selesai. kami diajak ke pantai Lhok Nga.. dan TARRAAA!! my pacar has arrived from Sabang!! :* jadilah saya naik motor berdua murtad dari mobil. hehehe… dan sialnya si pacar ga tau pantai Lhok Nga -__-” malah nyasar ke Pantai Sampuuk. Pantai bagus berpagar nukit hijau berombak dengan riak putih dan pasir putih.

original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay

rombongan mobil akhirnya menyusul kami ke Sampuuk. kuatir kalo disana kami dikawinkan di tempat -__-“. pesan kelapa muda dan mi rebus. mi rebus di aceh tidak ada rasa lain kecuali rasa kari. kuahnya kental dan sangat berbumbu.. Slllrrruuppp..!!

perjalanan akhirnya berlanjut mencari oleh-oleh. hunting oleh-oleh selalu menjadi momen paling menyenangkan kecuali saat membayar :D. pergilah kami ke Putro Aceh, pusat oleh-oleh di Banda Aceh.

original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay

sibuk memilih ini dan itu. dompet dan tas aceh sangat etnik. apalagi songketnya. tapi harga songketnya masyaAllah mahaaallll!!! akhirnya memutuskan untuk membeli beberapa dompet, bros pintu aceh dan rencong, serta gantungan kunci.. 🙂 lanjut kami belanja kue kue kering ke Lampisaang. jalan menuju ke Lhok Nga.

original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay

akhirnya sorenya kami benar-benar ke Lhok Nga.. huff.. pantai cantik dengan pemandangan pegunungan. ombak lebih besar daripada Sampuuk. Di sisi sebaliknya, pabrik semen super raksasa menjulang. warung-warung dengan suasana jimbaran versi sederhana terhampar di sepanjang pantai. setelah memutuskan warung mana yang kami pilih, akhirnya sesi foto-foto kembali dimulai.

original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay

malam hari kami makan bersama.. sempat ke Dapukupi, jajan ayam tangkap, canai mamak, mi aceh dan makan sumsum. makanan aceh enak-enak!!

original posted by superduperlebay
original posted by superduperlebay

ACEH, IM IN LOVE!!

see you someday  :*

Advertisements

8 thoughts on “Aceh, I’m in love!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s