hey you

dua ribu delapan adalah tahun dimana aku mulai menikmati saat-saat tingkat tiga di STAN. kuliah mulai jarang-dapet uang saku (meski dirapel tiga bulanan dengan nominal EMPAT PULUH RIBU RUPIAH PER BULAN)-punya pacar-dapet temen kelas yang seru-sebentar lagi lulus dan langsung kerja-dan-menjadi penguasa posko yang berbahagia. Dari situlah semua berawal..

saat itu adalah jatah apel pacar. maklum kami long distance. tidak ada yang istimewa. kami makan siang bersama, dan memutuskan untuk berjalan kaki. kami makan di sebuah warung yang sangat terkenal di dunia perSTANan, warung BU BOR, hell yeah. sudah ada beberapa onggok manusia yang terdeteksi sebagai mahasiswa STAN yang easily detected bahkan saat anda nonton di 21 Bintaro Plaza. kumal, kaos oblong seadanya, sendal jepit, celana panjang sedikit ngatung, its true guys. dan makhluk itu ada disana. lelaki bercelana boxer terkewer-kewer pede mampus jalan-jalan keluar di kampus santri (ish). rambut polem (poni lempar) begajulan badan kurus muka tirus tak terurus. saya mulai risih untuk berkomentar penampilan laki-laki itu.

“.. eh liat deh itu. cowok yang lagi makan pake celana boxer”

“mana? oh yang poninya rempong itu..”

well, saya sependapat dengan pacar saya saat itu yang berpotongan tentara rambut cepak baju formal dan pasti risih dengan penampilan serampangan banyak gaya.

“itu kasian banget pacarnya ya, pasti dicuekin karna  repot sendiri ngurusin poninya…” dan kemudian bla bla bla.. dan kemudian saya mengoceh tiada henti..

***

suatu siang ada kuliah KSPK di ruang bioskop D301. aku kelas 3J dan ternyata kelas gabungan. arghh.. damn it! udah panas, desak-desakan, dan well.. aku tidak tertarik dengan satu pun anak STAN. betapa arogannya aku dulu (sekarang masih sih) ~ dan lelaki-berponi-rempong itu adalah anak kelas sebelah yang hobi telat dengan tampang sok innocent muka ngantuk ngeloyor masuk kelas. Ish…

***

kuliah jam dua siang memang sangat menyebalkan. sedikit berat hati aku berangkat ke kampus dengan kondisi cuaca super panas menyusuri jalan ikan terbang. hey.. lelaki-berponi-rempong tiba-tiba muncul di depanku dan berjalan setengah berlari. err.. kelas gabungan lagi sepertinya, dan aku akan sekelas lagi dengannya.. wait, dia tidak membawa apapun, hanya sebuah binder dan… sudah.. tak ada tas, ataupun tentengan layaknya mahasiswa mau kuliah.. hmmm…

***

duaributigabelas

lelaki-berponi-rempong itu adalah IBRAHIM YAZDI ALAM. lelaki yang (insyaAllah) akan menjadi suamiku beberapa bulan lagi. Manusia yang masih tetap dengan penampilan serampangan begajulan lengkap dengan poni rempongnya, dan ternyata menyembunyikan sifat luar biasa yang (ehm) i adore you, dear..

“Boleh Jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”  (QS. Al-Baqarah : 216)

Happy Wednesday!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s