(sok) baby shower

IMG_1286

Kalau pas mau nikah dulu ada bachelorette party bareng teman-teman kuliah. Tapi sekarang pas mau punya anak waktunya baby shower. Cikal bakal baby shower ditemukan di masyarakat Romawi Kuno. Di masa itu, sebuah perayaan khusus dibuat untuk ibu yang sebentar lagi akan melahirkan bayi. Hadiah-hadiah dipersiapkan untuk ibu dan bayinya semuanya adalah barang-barang handmade buatan sendiri, seperti keranjang bayi dari akar kayu atau selimut bayi dari kain perca (source: here). Kalau di Indonesia lebih famous dengan istilah tujuh bulanan. Gw sendiri sebenernya sudah ada acara tujuh bulanan yang diadakan di kampung. Semuaaa ibu yang ngurusin, soalnya sebenarnya menurut keluarga gw dan suami, tujuh bulanan is not that important, karena yang paling penting justru pas empat bulanan, karena pada usia kandungan itulah ruh anak ditiupkan dan ditetapkan takdirnya oleh Allah. Jadi tujuh bulanan di rumah kemaren cuma sebagai “syarat” aja sebagai warna desa yang menjunjung kebudayaan sekaligus itung-itung syukuran.

Nah, kalau baby shower, ini mah ikut-ikutan aja. Padahal ini bukan budaya Islam ya huhu. Pinjem istilah doang. Sama halnya dengan acara tujuh bulanan di rumah, acara di kantor kemaren juga cuma sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus terimakasih ke teman-teman kantor yang selama ini sangat memberikan excuse ke gw saat hamil. Enak boo, pas hamil dimanja-manja mulu :p. Padahal biasanya disia-sia ga dianggep cewe T.T *nasib staff cewek sendiri. Lagian ini acaranya juga sederhana banget, cuma masakin sarapan buat teman dan bos di ruangan. Masakan yang gw pilih tentu saja yang paling simpel tapi ga malu-malu in hahaha, yaitu spageti bolognise. Karena Jumat malam suami pulang, akhirnya hari Minggunya gw manfaatkan untuk nganter ke pasar beli daging *oportunis*. Senin pagi pukul setengah 5 gw udah ngejogrog di depan kantor nungguin spageti mateng. Jadi resep spageti bolognise ala ala gw kemarin adalah sebagai berikut:

3 kotak spageti Lafonte 225 gr

1/2 kg daging sapi

1 buah bawang bombay

6-7 siung bawang putih

3 siung bawang merah (Indonesia banget ya haha)

7 buah cabe rawit merah (dan bikin semua merem melek kepedesen)

2 pcs Saus Lafonte Bolognise

gula dan garam secukupnya

air secukupnya

mentega untuk menumis

keju chedar untuk taburan

(untuk 12 porsi)

Cara memasaknya ya cuma dicemplung-cemplungin aja haha.

Untuk spageti tinggal rebus sekitar 7 menit.

Bumbunya, dimulai dari bawang bombay, bawang putih, bawang merah dan cabe, lanjut daging. Tumis sampai benar-benar matang. Baru setelah itu masukkan saos lafonte dan air. Tambahkan gula dan garam sesuai selera. hehe… Pake feeling banget.

IMG_1289

Dan alhamdulillah sampai kantor disambut suka cita *ya siapa yang ga mau sarapan gratis. Langsung temen-temen pada sok baik ambilin piring, sendok, semua-mua disiapin. Jadilah saya kaya penjual bakmi naruh-naruh spageti di piring-piring. Senengnya langsung ludes dan dibilang enak.. uhuy!!! Maklum teman-teman kurawa semua alias rusuh kalo makan. Yang namanya ikhlas, pasti rejeki ada aja yang dateng, langsung dikasih buah sampai makan siang dibeliin. Alhamdulillaahh.. Semoga berkah dan jadi rejeki buat calon anak ya amin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s