[TUM Luncheon] Resolusi Sehat : Tulang Sehat, Investasi Masa Depan

Better late than never ya. Akhirnya posting ini, meskipun telat untuk ikutan blog competition yang diadain The Urban Mama dan Protecal *menatap nanar*. Dua minggu kemarin memang hampir ga sempet megang laptop sama sekali, HP pun harus nyolong-nyolong karna lagi cuti dan full momong bocil. Anw, selamat yaaa bagi para pemenangnya Teh Mira, Teh Eka, dan Teh Honey. Emang udah kelas kakap ini mah blogger nya, keren keren!

*****

Tahun ini saya memiliki resolusi sederhana, yaitu ingin selalu bersyukur. Namun setelah dijalani, ternyata makna bersyukur itu sangat luas. tidak cukup hanya ucapan di mulut saja, namun sikap, pikiran, dan perbuatan kita harus harus mencerminkan syukur tersebut. Satu hal yang terkadang kita lupa adalah menjaga apa yang telah Tuhan beri dan menjaganya supaya tetap baik atau bahkan lebih baik, yaitu tubuh kita. Jika tubuh saya bisa bicara, mungkin sudah protes karena jarang sekali mendapatkan perawatan yang memadai. Padahal selama 27 tahun ini, tubuh dengan setia menemani segala aktivitas, bekerja, berbelanja, naik gunung, dan sebagainya.

Kembali saya teringat salah satu quote di buku Sabtu Bersama Bapak-nya Adhitya Mulya, bahwa pasangan kita deserve better of me. Apalagi suami saya yang sebenarnya termasuk cuek dan ga pernah komplain masalah penampilan, mulai nyemprit karna proporsi tubuh saya mulai melenceng jauh! Hei Rian, saatnya berubah!

Berangkat dari hal itu, saya bertekad mengubah pola hidup saya ke arah yang lebih sehat. Saya cenderung penganut aliran yang tak perlu ‘pain pain‘ amat lah, setidaknya saya akan berusaha dan konsisten untuk melewati batas limit saya. Dulu jaman SMA saya mau tidak mau harus rajin olahraga karena memang sekolah di boarding school dan semi militer. Makanan juga terjaga karena asupan kalori dan gizi diperhatikan. Namun semenjak kuliah, apalagi kerja, duh, kacau. Penyakit anak kos yang diakibatkan oleh masalah makanan dan ketahanan tubuh pernah saya derita. Dari DB sampai tipes. Kalau sudah begitu, jadi ingat harus menjaga kesehatan. Maka tekad saya tahun ini adalah untuk kembali berolah raga, mengkonsumsi makanan sehat, berpikir positif, dan melakukan perawatan badan. Beruntunglah saya, karena TUM Luncheon bulan Januari lalu mengadakan acaraFun Yoga bersama Protecal, Tulang Sehat Investasi Masa Depan. Tak ragu lagi, saya langsung join!

Acara kali ini diselenggarakan oleh The Urban Mama bersama dengan @protecal_id di hari Sabtu pagi bertempat di Comma, One Wolter, Kebayoran Baru. Begitu masuk ruangan, jajaran yoga mat telah tersusun rapih, ruangan dingin dan nyaman, di bagian resepsionis, Teh Ipeh dengan sigap mempersilakan untuk mengisi absensi dan membagikan kaos urban fit. Surprise! Goodienya kaos New Balance edisi TUM! Pinkie Yoga! Cool! *kebanyakan tanda seru*

Sembari menunggu acara dimulai, saya berkeliling ruangan dan tak melewatkan kesempatan untuk mengabadikan foto di photobooth untuk selanjutnya akan di post di media sosial. Bagi 3 photo terbaik akan mendapat bingkisan dari Protecal. Tak jauh dari photobooth telah siap beberapa tim dari Protecal yang akan memeriksa kepadatan tulang kita. Tentu saja, lagi-lagi saya tak mau melewatkan fasilitas ini. Selagi mempersiapkan kaki yang akan di cek kepadatan tulangnya dengan mengoleskan gel, tim dari Protecal dengan telaten menjelaskan bahwa kondisi kepadatan tulang dibagi dalam 3 kondisi, yaitu normal, ostheophenia, dan osteophorosis. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

Tulang Normal: Hasil tes dinyatakan normal bila statistik BMD menunjukkan skor T antara 1 dan -1, dengan standar deviasi 1 dibanding rata-rata orang dewasa. (sumber dari sini)

Ostheophenia: Osteopenia mengacu pada kepadatan mineral tulang (atau Bone Mineral Density / BMD) yang lebih rendah dibandingkan puncak normal BMD tetapi tidak cukup rendah untuk dapat diklasifikasikan sebagai osteoporosis. (sumber dari sini)

Ostheophorosis: Sebuah nilai BMD 2,5 atau standar deviasi bawah lebih besar  dari massa tulang puncak dewasa rata-rata muda. BMD dalam kisaran ini menandakan risiko patah tulang lebih tinggi daripada osteopenia. (sumber dari sini)

 

Alat pendeteksi kepadatan tulang mulai menekan lembut telapak kaki kanan saya. Sementara, tim Protecal berbaik hati menyodori segelas Protecal dingin yang lezat. Hasil tes langsung keluar dan kondisi kepadatan tulang saya masih masuk kategori normal meski sangat tipis di bagian border batas normal dan ostheophenia. Duh, kan! Tak berapa lama, kami telah disuguhi sarapan sehat yang lezat. Vegetable sandwich dan fruit pie siap dilahap! Minumnya, tentu saja air putih, all you can drink :D.

 

 

Tak perlu menunggu lama, acara pun dimulai. Teh Chika dengan ceria membuka acara dengan sedikit gurauan. Teh Ninit melengkapi pagi itu dengan sambutan hangat. Iya, Im totally agree, resolusi tahun ini adalah BE BETTER (of me). Thanks teteh for (always) remind me. Usai speech dari Founder TUM, Mbak Lusiana dari Purnawa Yoga, sebagai instruktur yoga kami segera mengambil alih. Hm, tubuhnya ya, langsing singset mempesona membahana. Dapet bocoran kalau beliau ini sebelum ikutan yoga beratnya 95 kg! Aku mau, aku mau, aku mau (sambil sentil sentil perut ‘malu-maluin, malu-maluin, malu-maluin‘). Yoga ini jadi salah satu olahraga favorit karena ga perlu panas-panas, di ruang AC, tapi peluh tetap ndleweran. Tarik sana, tarik sini, dan sudah dipastikan, setiap saya habis yoga, badan saya berasa digebukin orang se-RT. SE-LA-LU! Tapi selebihnya, enteeng gitu rasanya, berasa punya badan tipis kayak Mbak Lusi.

 

Acara dilanjutkan dengan sesi sharing dengan tim Protecal Indonesia. Kali ini Mbak Fransisca Emi yang berbagi pengetahuan tentang kesehatan tulang. Dalam sharing tersebut, disampaikan kalau ternyata banyak sekali orang yang tidak sadar bahwa mereka memiliki tulang yang rapuh. Hal tersebut karena kerapuhan tulang berlangsung dalam waktu yang panjang, tanpa gelaja, dan tanpa rasa sakit. Nah, biasanya orang akan menyadarinya setelah sudah lanjut usia. Dengar-dengar, kalau osteoporosis itu sakitnya.. lumayan loh! Apalagi momok osteoporosis adalah meningkatkan peluang terjadinya fracture/retak pada tulang.

Nah, kalau sudah begitu, masih ingin menikmati hari tua dengan bergerak lincah, menggendong cucu dengan sigap, dan bisa traveling keliling dunia kan? Kalau iya, jaga tulangmu, mulai dari sekarang. Kenapa dari sekarang? Karena puncak masa tulang ada di usia 30 (masih ada waktu dikit lagi buat nggeber kalsium). Apalagi wanita memiliki faktor risiko osteoporosis yang tinggi karena adanya penurunan hormon esterogen terutama setelah menopouse. Fungsi hormon estrogen sendiri adalah untuk penyerapan kalsium oleh tubuh. Jangan lupa untuk rutin cek kepadatan tulang 6 bulan sekali ya!

Your health is an INVESTMENT, not an expense.

Nah, berikut adalah DOs dan DONTs supaya kepadatan tulang kita dapat terjaga:

DOs

  1. Mengkonsumsi suplemen kalsium secara teratur.
  2. Rajin berolahraga.
  3. Mengkonsumsi makanan sehat dan banyak mengandung kalsium.
  4. Gaya hidup sehat.
  5. Banyak-banyaklah melakukan outdoor activity untuk memperoleh sinar matahari yang cukup sebagai pro-Vit. D.

DONTs

  1. Merokok.
  2. Sering mengkonsumsi kafein.
  3. Sering mengkonsumsi alkohol.

Nah, untuk suplemen kalsium sendiri, Protecal telah menyediakan suplemen kalsium yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita, yaitu rata-rata orang dewasa Asia sebanyak 1000mg/hari, sedangkan rata-rata konsumsi hanya 450mg/hari. Kenapa pilih Protecal?

  1. Efektif dan aman, dengan bentuk sediaan tablet effervescent yang lebih mudah terserap tubuh, Protecal Solid aman dikonsumsi setelah makan. Cukup 1 tablet sehari aja ya!
  2. Sensasi segar yang sehat, semua manfaat kalsium dan vitamin Protecal Solid tersedia dengan rasa jeruk dan rasberry yang menyegarkan. Jangan kuatir, Protecal sugar free!
  3. Formula solid pelindung tulang, Kandungan Protecal Solid antara lain adalah kalsium 250 mg, Vitamin D 300 IU, Vitamin B6 15 mg dan Vitamin C 1000mg untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang.
  4. Tersedia dalam kemasan strip yang praktis dan higienis
  5. Harga lebih ekonomis

 

Selain Protecal Solid untuk kita-kita, tersedia juga Protecal Osteo untuk yang ingin berinvestasi lebih karena mengandung 600 mg kalsium dan Vitamin D 400 IU guna mempertahankan kepadatan tulang dan gigi serta mencegah osteoporosis. Ada lagi Protecal Defense yang mengandung 1000 mg Vitamin C, 10 mg Zinc, dan 25 mg Echinacea Extract yang bekerja sinergis menjaga dayan tubuh dan membantu untuk selalu siap beraktivitas. Komplit kan! Ayo, tunggu apalagi? Jaga kesehatan tulangmu, mulai dari SEKARANG!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s