Menjadi Multitasking

Suatu hari ART saya mengeluh. Katanya seharian air di toren sudah dia penuhi, namun tak sampai setengah hari, kok tiba-tiba air keran macet. Pulang kantor dengan kondisi kuyu, lesu, letih, tak berdaya, plus lagi period, dilaporin GA ADA AIR di rumah itu rasanya pengen nelen sumurnya Sadako. Duh, Mbogde. Di rumah cuma bertiga, lakinya satu, itu aja masih bayi, maka tak ada pilihan lain, naluri saya bilang kalau saya harus MANJAT TOREN. Maka, singkat kata manjatlah saya ke toren.

Sambil bawa senter, sarung, dan kupluk (ini mau naik toren apa ronda sih), saya naik toren. Si ART (sebut saja Papi) ngejogrok di bawah sambil menatap nanar. Mungkin dalam hatinya dia nyanyi, “seekor kera, terpuruk terpenjara dalam gua.. kera saktiiiii“. Luweh Mbak, Luweeeehhhh *lanjut manjat toren*. Memanjat toren ternyata tak semengerikan yang saya pikir, tapi TURUNNYA MASYAALLOH!! Kayaknya saya butuh punggungnya Nicholas Saputra deh buat pijekan kaki *dikeroyok grupisnya AADC*.

Dan lebih pedih lagi adalah mengetahui kenyataan bahwa ternyata…..

TOREN KOSONG.

SEKIAN.

YA GIMANA KERAN MAU NGOCOR KALO TORENNYA HABIS. Oke fix. Saya jadi korban halusinasi Papi hari itu.

Dan kemudian saya teringat dengan salah satu blog manis, semanis penulisnya. Mbak Arinta, adalah seorang ibu, dengan segudang aktivitas. Selain merawat 2 buah hatinya, beliau ini blogger yg sangat aktif (bahkan berprestasi) sekaligus menjadi mompreneur. Lalu saya berfikir (tumben kan), sungguh Tuhan menciptakan seorang wanita itu dengan sangat luar biasa. Yang bapak bapak juga warbyasak kok. Tapi berhubung ini hari Kartini, ibu-ibunya narsis dulu ya Pak’e 😜. Kenapa begitu, karena begini. Sekarang kan lagi hits banget mau tayang AADC. Pasti anak2 hits 90-an udah pada hebring dong ya mau nostalgiaan nobar. Lalu apa hubungannya ziz? Syabar ziz, orang sabar pantatnya lebar *elus-elus bokong*. Nah, sebagian besar ciwi ciwi angkatan 90-an ini pasti udah jadi ibu-ibu dong. Ya kan. Meski saya terlihat masih kinyis kinyis sih (gosok jidat pake semir). Nah, jika Anda para ibu-kinyis-kinyis angkatak 90-an sedang nonton film, apa yang terjadi? Terngiang-ngiang Rangga-cucian-Rangga lagi-setrikaan-ganti Mamed-menu makan siang-beralih ke Cinta-resep orek tempe dan puncaknya adalah ke toilet, video call sama anak karena KANGEN!

Ya begitulah, otak wanita kalo dioprek isinya udah kayak nasi rames. Semua-mua ada. Semua-mua dipikirin. Semua-mua dilakukan. Karna memang Tuhan menciptakan default wanita seperti itu. Seperti halnya kejadian toren di atas, kalo ini sih lebih ke kondisi kepepet, karna suami jauh dan tidak ada laki-laki lain (kalo ada langsung dicekek massa). Jadi mau tak mau, saya HARUS bisa mengerjakan semuanya sendiri. Disamping memang darah Sun Go Kong sudah mendarah daging. Kembali ke Mbak Arinta, si blogger multitasking. Jujur, saya sendiri mengatur waktu untuk nulis blog-hunting popok diskonan-kerjaan kantor itu AMSYONG! Tapi si Mbak satu ini kayak Hermione yang pake jam pasir yang bisa membuat orang ada dalam dua kejadian dalam waktu yang bersamaan. Sebelum mengenal karena sama sama berada dalam arisan blogger yang sama, sepertinya saya familiar dengan Mbak satu ini karena tulisannya kerap kali nongol di news feed Facebook. Ngurus anak-ngeblog-ikutan lomba-sampe jualan cilok (oke, daganganmu selalu bikin saya nelen ludah deh). Belum lagi dese masih care loh ngurusin perawatan muka (lalu ngaca, banting kaca). Dan yang jelas, dilihat dari blognya, Mbak Arinta adalah tipikal work-life balance, buktinya kalau pengen tau liputan tentang kuliner enak, ada di blognya yang kece itu. Tuh kan, blognya aja multitasking! Semua deh ada disini!

Ada salah satu artikel di sini tentang penelitian kenapa wanita lebih multitasking dibanding dengan pria. Alasan intinya adalah perempuan lebih terorganisir saat berada di bawah tekanan. “Mereka menghabiskan lebih banyak waktu di awal untuk berpikir. Sementara, laki-laki memiliki impulsif sedikit dan mereka melompat terlalu cepat,” kata Laws, profesor dari University of Hertfordshire. Hal itu menunjukkan bahwa dalam situasi stres dan kompleks, perempuan lebih mampu berhenti dan berpikir apa yang terjadi di depan mereka.” Secara keseluruhan mereka menyimpulkan, perempuan mempunyai keunggulan lebih dari laki-laki dalam hal multitasking. Atau, setidaknya dalam situasi tertentu.

Lalu apakah seluruh wanita seperti wonder woman, yang hatinya tercipta dari besi dan baja (jaelah, Mulan Jameela banget deeeh)?? Tidak. Wanita tetaplah wanita. Yang mewek kalo hatinya tersentuh, dan tiba-tiba bisa berubah menjadi macan kumbang kalau lagi ‘dapet’. So, BEWARE OF THEM! *sambil gigit tusuk sate 1000 tusuk*

SELAMAT HARI KARTINI!!

Advertisements

18 thoughts on “Menjadi Multitasking

  1. Weiiishh..saya belum setangguh itu ziz.. :p
    Walau kata Mbak Rani saya ini setangguh naga (cuma karena lahir di tahun naga..dan meski pujian ini fuma terlontar sekali saja tapi terngiang-ngiang terus di kepala :v), tapi saya juga ada kurangnya ziz.. Ngga tau aja kan, kalo pas lagi nulis, berarti cucian masih direndem sampe besok. Wahahaha… Betewe tengkiyu so much ziz.. Lain kali kalo manjat toren, si papi suruh fotoin yak. Because no picture hoax ziz.. :p

    Hug and kiss from Solo.. :* 😉

  2. ini awalnya bahas toren sampai ke ziz yang multitasking itu hehe, saya sampai gagal fokus äpaan toren ini??” eeeh ternyata profil tank hihihih, eh iya kan ya mba? 😀

  3. sampai bagian manjat torennya warbiyasak koplak HAHAHAHAHA.. sempet-sempetnya seekor kera x))
    btw aku suka banget fotomu yang ngankat kinong itu.. terlihat meaningful (?) sekali..

  4. baca tulisan mbak rian, cuma bisa ngikik-ngikik kikikikiki
    +1 buat yang ini >>>>> Terngiang-ngiang Rangga-cucian-Rangga lagi-setrikaan-ganti Mamed-menu makan siang-beralih ke Cinta-resep orek tempe , hahaha *tos

  5. Dua kata buat ibunya Kinong ini “Rian hebaaaaaat”..kalo aku nyerah disuruh manjat toren (langsung telepon kang ledeng langganan) sambil kibar bendera wkwkwkw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s