Tia Marty, Slap on My Face!

Saya bersyukur ‘nyebur’ dalam inner circle yang selama ini selalu memberi energi dan semangat positif. Kalau kata teh ninit si istri bawel, mereka adalah support system kita meski tidak pernah bertatap muka. Kadang kesal atau nyelekit itu hal biasa, karna kita berkomunikasi lewat bahasa tulisan, tidak bisa membaca mimik wajah.

Salah satu inner circle saya adalah grup Blogger Perempuan. Namanya juga blogger, kita kebanyakan bertemu di dunia maya dan dunia tulisan. Tapi tak sedikit kita telah bertukar banyak hal, kecuali bertukar pasangan (amit amiitttt). Banyak ilmu yg bisa kita dapat, meski kalau saya sih kebanyakan mintanya daripada ngasih hahaha. Dulu yang awalnya ikut gabung karna cuma penasaran, akhirnya sekarang intelektual terkait dunia perblog-an tetep jongkok 😑. Tapi tak cuma ilmu tentang blog, bahkan tips terkait kehidupan sehari2 pun saya dapat (saya kan masih tergolong MUDA di grup dibanding mbak mbak yang udah masuk #usiacantik) Wakakakak!

Saya baru tahu, mungkin udah pernah dibahas di grup, tapi saya clear chat tanpa baca dulu (pengakuan dosa), kalau salah satu atau lebih anggota grup adalah seorang penulis buku. KEREN GA SIK?! Salah seorang inspiratif itu adalah Mbak Tia Marty. Beliau juga aktif ngeblog (yaiyalah, namanya juga ketemu di grup blogger, kalo aktif nyunat bisa jadi saya nyasar di grup BONG SUPIT, kemudian ngilu 😩). Nama blognya adalah tiamarty.com, berisi banyak sekali ilmu yang bisa kita serap (bukan curhatan murahan kaya blog gueeeee). 

Iya, dia adalah seorang penulis buku yang menurut saya kekinian. Bukunya berjudul ‘Kalau Cinta Bilang Aja’. Dari cover bukunya mengingatkan saya pada bukun ‘Udah Putusin Aja’-nya Felix Siauw (tetiba inget, buku gue yang itu dimana ya 🙄), pink pink menggelinjang ((menggelinjang)). Honestly, saya belum baca bukunya (dan berharap habis ini dikirim buku *mental gratisan *bikin Indonesia ga maju), tapi saya baru baca kutipan di buku yang bikin baper yang ditulis di blognya Mbak Tia.

Honestly, you slapped on my face *elus elus dada *yang ditampar mukenya, yang perih dadanya. Banyak sekali hal yang bikin saya ber-‘Ooh’ (dengan nada kaya nginjek eek ayam mejret). Buku itu sebenarnya ditujukan bagi para remaja. Loh kok ngana sok ngerasa ditampar sis? IYA, soalnya jaman inyong ABG belom ada buku ginian. Boro-boro dikasi wejangan, kalo pas lagi kumat tiap malem udah kayak jenglot, mengkeret dan basah kuyup air mata *syampaaaah. 

Ini dia beberapa kutipan yg ditulis Mbak Tia, wanita cantik yang hobi pake kolor tapi tetap berhigh heels (aku salfok banget sama bagian biografimu ini deh Mbak, ngana mau kondangan apa macul?).


Kalau Cinta Bilang Aja!

Penulis : Tia Marty dan Ernawati Lilys

Mencintai dalam doa
 “Sebaik-baiknya cinta untuk dia, adalah dengan mencintainya dalam diam, dalam kesederhanaan hingga saat halal itu tiba.”

Setiap orang memiliki ujian masing-masing

“Tak selamanya hidup itu indah dan tak selamanya pula hidup itu penuh derita. Terkadang, kita harus bersyukur karena bisa merasakan saat-saat indah yang menyenangkan, dan belajar untuk bangkit dari kegagalan atau bersabar dalam cobaan. Semua itu akan menjadikan kita menjadi manusia yang peka, serta tahu makna hidup sebenarnya.”

 Tak perlu banyak menuntut, tapi teruskanlah berikan yang terbaik
“Kenakalan remaja merupakan bentuk pelarian dari dahaga ilmu yang tak menyejukan jiwa, kekurangan kasih sayang dari orangtua, pergaulan bebas, atau dari diri sendiri yang tidak ingin belajar menuju arah kebaikan.”

Tak perlu menyimpan amarah

“Berdamailah dengan hati, maka akan damai dalam setiap kondisi.”

Kutipan lengkapnya di sini.

Nah, adem ga tuh! Adem Jenderal! Tapi nyeri hate juga! SAMAK!

Sebenarnya kutipan itupun compatible ga cuma untuk anak remaja yah, kita yang udah mature (meski tingkat medium rare *wagyu kaliiikk) pun masih perlu siraman dan pupuk. Kalau kata Bang Andhyka kakak kelas yang motivator, kita perlu terus mengupgrade potensi dan semangat kita dengan terus membaca dan bergaul dengan orang-orang yang berenergi positif juga. Dapatkan bukunya di toko-toko buku terdekat Anda! Eaak endorse tak berbayar.

Kalo kamu melting sama kutipan yang mana?

Advertisements

5 thoughts on “Tia Marty, Slap on My Face!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s