PORTOFOLIO

Awal punya blog, saya tidak pernah peduli dengan segala macam monetize atau promosi atau segala hal tentang komunikasi dua arah. Kenapa komunikasi 2 arah? Tujuh tahun sejak pertama kali ngeblog, saya baru menyadari bahwa ngeblog is not just about yourself, tapi interaksi dua arah antara writer dengan reader. Jadi saat ini saya sedang berusaha (keras) untuk tidak selfish, nulis semau gue, meski kalo ada yang ngritik langsung nanya “pulang lewat mana” *ngelap tongkat basebal*.

Beneran baru tau kalau blog itu bisa berbuah duit ya baru beberapa bulan terakhir aja (yaelah kemana ajaa). Tau gitu kaaan, tau gituu.. (sampe sekarang tetap males padahal). Selama ini ga pernah notice kenapa blogger kebanyakan membuat portofolio. Dipikir cuma website perusahaan perofesional aja yang punya portofolio, rupanya blogger pribadipun punya. Kenapa portofolio penting? Ya karena itu yang jadi magnet advertiser. Ga cuma bedak BB Harum Sari aja yang bikin nempel kaya perangko (jiah, ngiklan mbak nya).

Lalu apa saja yang bisa kita pasang di dalam halaman protofolio? All of your achievements dan segala sesuatu yang ‘menjual’ bisa ditaro di portofolio ini. Mulai dari juara lomba balapan karung sampe juara design internasional. Atau foto-foto pakai kamera filter tingkat dunia akhirat sampai dengan hasil foto ciamik berkarakter dan ‘bicara’ (blah bahasaku). Semua terserah anda, yang sekiranya menurut teman-teman menjual dan bisa bikin orang ngelirik blog, tertarik untuk menghire jasa, belanja produk, atau sekedar kenalan buat dijadikan teman (hidup). Cieee..

Pertama kali lihat betapa pentingnya portofolio itu saat saya menjelajah blog dari sahabat blogger Mbak Nining. Di blognya ada satu page yang bahas tentang portofolio. Ulala. Banyak skali prestasinya. Dari mulai lomba nulis sampe lomba poto. Coba deh cek ke blognya, seru banget dan memotivasi. Dari situ saya mulai mikir, gimana prestasi juara lomba bola bekel dan balon kipas saya waktu SD bisa saya jadiin portofolio. Miris. Minim prestasi. Tersungkur lemas.

Anyway, blog bumil cantik ini reminds about, ‘sebenarnya mau dibawa kemana sih blog looo’. Iya, honestly blog yang didominasi warna pink ini bikin saya mikir. Ah enggak, ga berarti blog blog lain dibaca tanpa mikir kok. Serius. Meski kadang saya pas ngehang kalo lagi BW. ~abaikan.

Mungkin sejarah blog (sedikit) hina, tapi.. ~SIIIING.. (gara-gara postingan trio Mbak Rany, Mbak Arin, Mbak Widut tentang si bekas nih). Oke, kembali lupakan (sungguh postingan ini banyak distrak). Awalnya memang nulis karena hobi pelampiasan. Lalu sempet ngerasain dapet duuit dari nge-blog, kok akooo ketagihaaan (matak duitan). Maka, blog-merah-muda-garis-garis ini mengantarkanku untuk, ‘hey, serius dikit dong kalo mau jualan!’.

Dari situlah, saya mulai serius ikutan lomba-lomba blog. Meski berakhir, tidak ada yang menang ~

(suara daun kering beterbangan)

Sebenarnya apa sih portofolio?

Menurut Wikipedia, Istilah portofolio dipakai dalam kegiatan yang menyangkut sejumlah bidang kegiatan yang masing-masing memiliki arti cukup berbeda. Jadi kalo portofolio di blog, mungkin bisa dikaitkan dengan pengertian portofolio di bidang manajemen dan marketing. Jadi di bidang ini, istilah portofolio digunakan untuk menunjukkan sekumpulan produk, proyek, layanan jasa atau merk yang ditawarkan untuk dijual oleh suatu perusahaan.

Bagi yang ingin memasang portofolio di blognya, apalagi untuk yang memang ingin serius untuk keperluan promosi, ingat bahwa “no one is going to know about your brand unless you get it out there“. Berikut ada beberapa hal yang menjadi concern dalam menyusun portofolio yang saya rangkum dari beberapa sumber di internet untuk memasang portofolio, what makes for good personal portofolio website:

  1. LOGO. Logo sangat penting karena yang pertama kalo pembaca lihat. Smashingmagazine.com mengatakan kalau logo sebaiknya ditaruh di bagian kiri atas dan pastikan logo tersebut nge-link ke web kita.
  2. TAGLINE. Yang dilihat oleh pembaca setelah logo, tentu saja tagline. Seperti apa tagline itu? Misalnay website theurbanmama.com memiliki tagline ‘there is always a different story in every parenting style‘. Your tagline should be short and snappy, summarizing what you do.
  3. PORTOFOLIO. Bagian selanjutnya adalah portofolio itu sendiri. Apa saja yang bisa kita taruh? Ya itu tadi, semua hasil kerja dan prestasi-prestasi yang bikin orang menjadi melirik blog dan jasa/produk yang kita tawarkan.Tidak hanya prestasi sih, sometimes orang ingin tahu, what youve done in the past. Either itu good or not.
  4. ABOUT ME. Bagian ini pada awalnya saya isinya ‘cuma gue doang yang ngerti’, rupanya punya peranan penting ya. Lets the people know, who the man behind the blog. Semakin detail yang ditulis, semakin bagus, semakin banyak informasi yang diberikan kepada calon the man who will make deal. Pakai foto lebih kece, lumayan bisa narsis.
  5. CONTACT. For any further information, tinggalkan kontak. Saya prefer email sih, karena kalau nomor HP, takut ada sms mamah minta pulsa. Akan lebih baik lagi jika website bisa memfasilitasi live chat. Pastikan orang dapat dengan mudah mengakses kontak tersebut.
  6. SOCIAL MEDIA. Dengan adanya social media, maka semakin ‘dekat’lah calon advertiser atau customer kepada kita. Pastikan anda juga aktif di socmed, pajang portofolionya juga yah.

Next step mungkin mau memantapkan aliran blog dulu, karna masih bingung ini alirannya lifestyle, atau curhat-curhatan hihi. Tapi lagi-lagi saya belajar dari blog mbak Nining yang menggambarkan dengan jelas portofolio. Meskipun bisa dibilang aliran blognya masih mix, tapi portofolio blog beYoutiful ini representatif disamping dari page p.o.r.t.o.f.o.l.i.o itu sendiri. About me yang detail, blog yang terorganisir, tematik nya jelas (ga kaya blog saya yang kategorinya penuh dengan fleksibilitas haha), ada halaman most popular, logo kupu-kupu pink dan tagline yang lugas.

untitled

Anyway, thanks mbak Nining, cuma buka blog kamu aja aku belajar banyak deh. Hihi. Ini tumben banget ya postingan jelas dan genah banget.

Kalau menurut kamu, portofolio blog yang baik gimana?

Advertisements

8 thoughts on “PORTOFOLIO

  1. Aku bukan blogger yg baik karena di blog ku ngga ada widget sosmed, about me-nya biasa aja, gada portfolio dan kontak di about me cuman alamat email yg nyelip hahahahah.. ah sudah lah, yg penting job blog banjir #eh #congkaktralala XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s