Lifebuoy Dengan ActivSilver Formula Untuk Active Family

Kita pasti ingin setiap anggota keluarga kita selalu sehat. Sebagai seorang ibu, tentu saja segala jenis upaya pasti akan dilakukan untuk melindungi keluarga dari segala jenis ancaman kuman penyebab sakit. Akan tetapi, tentu saja gerak Ibu terbatas, tidak mungkin selama 24 jam akan memantau aktivitas anak dan suami. Namun keterbatasan tak membuat ibu kehilangan cara untuk membuat anggota keluarga tetap terhindar dari kuman penyakit, salah satunya adalah membangun kebiasaan hidup bersih.

Setiap keluarga pasti memiliki banyak versi cerita tentang bagaimana menanamkan kebiasaan bersih. Yang pasti, kuncinya adalah konsistensi dan komitmen setiap anggota keluarga diperlukan supaya rutinitas dapat menjadi habbits. Hal tersebut seperti halnya disampaikan oleh artis Syssi Priscillia dan Sabai Dieter saat sharing tentang kebiasaan hidup bersih dalam keluarga, pada saat peluncuran produk Lifebuoy dengan ActivSilver formula di Plataran Menteng, di penghujung bulan Maret 2017.

Syssi Priscillia dan Sabai Dieter kompak menjawab bahwa tantangan  terberat dari membangun kebiasaan bersih di keluarga, justru datang dari suami. Pada dasarnya suami cenderung cuek dan tidak peduli tentang hal-hal kebersihan yang  biasanya mereka anggap remeh. Namun bukan ibu namanya kalau pantang menyerah. Akhirnya dengan ketelatenan dan kesabaran, para suami 2 artis cantik ini ‘menyerah’, tanpa sadar mengikuti ‘rules’ hidup bersih di keluarga. Better prevent than cure! Ya kan!


Namun kini para ibu boleh menarik napas lega. Sabun Lifebuoy dari PT Unilever, Tbk. yang selama ini selalu berinovasi dan menjadi sahabat karib para ibu, melaunching produk baru mereka, yaitu Lifebuoy dengan ActivSilver Formula. Lifebuoy memang selalu dinamis dalam mengembangkan teknologi dan inovasinya menyesuaikan dengan perkembangan zaman, termasuk dengan perkembangan evolusi kuman yang semakin kuat. Inovasi terbaru ini bertujuan untuk mendukung ibu dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat di keluarga sebagai upaya pencegahan terhadap infeksi penyakit.

Dengan tema silver dan merah, peluncuran produk baru Lifebuoy dengan ActivSilver Formula bersama dengan TUM blogger, menghadirkan Evan Rickyanto, Senior Brand Manager Lifebuoy PT Unilever Tbk. Evan menjelaskan bahwa Lifebuoy tidak main-main dalam menentukan formula terbarunya karena Lifebuoy selalu ingin menjadi sahabat terbaik bagi ibu dan keluarga. Sebagaimana dituturkan Evan, bahwa evolusi kuman yang beraneka ragam namun tidak diimbangi dengan tingkat ketahanan tubuh yang saat ini yang menjadi ancaman para ibu. Apalagi ibu akan semakin khawatir dengan adanya penyakit baru yang sulit disembuhkan. Hal tersebut dikuatkan dengan survey yang dilakukan Lifebuoy pada 300 ibu, dimana 7 dari 10 ibu sepakat bahwa kuman saat ini berevolusi menjadi lebih kuat sehingga anak cenderung akan lebih mudah sakit jika dibandingkan dengan saat mereka kecil. Berawal dari hal tersebut, 92% ibu kemudian membuat gerakan hidup sehat dan bersih dengan mandi teratur dan mencuci tangan dengan sabun, yang berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, kebiasaan ini dapat mengurangi angka diare di Indonesia sebanyak 5,5%.

Lifebuoy yang semenjak saya kecil selalu ada dalam list daftar belanja ibu saya, membuat terobosan untuk mendukung gerakan ibu tersebut. Lifebuoy menggunakan mineral silver untuk membuat formula yang lebih sempurna melawan evolusi kuman yang beragam. Kenapa silver? Silver sendiri telah lama dikenal sebagai antibakteri yang efektif serta banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah penggunaan silver pada alat kesehatan yang terbukti dapat mencegah bakteri menempel hingga 99%. Demikian pula penggunaan pada salep luka dan perban yang dapat membantu mengurangi berkembangnya bakteri pada luka. Dijelaskan pula oleh Evan pada kesempatan tanya jawab, bahwa penggunaan mineral ini untuk jangka waktu panjang juga tidak berbahaya bagi kesehatan. Hal tersebut karena Lifebuoy sendiri telah melakukan serangkaian tes dan penelitian untuk mendapatkan formula yang tepat dengan silver.

IMG_5731

Dalam kesempatan itu hadir pula DR. Dr. Ariani Dewi Widodo, SpA(K), dokter spesialis anak yang menjelaskan tentang evolusi kuman saat ini. Ada beberapa hal yang menyebabkan kuman berevolusi menjadi semakin kuat, antara lain:

1. Kemampuan kuman beradaptasi dengan lingkungan.

2. Perilaku manusia dalam penggunaan obat-obatan khususnya antibiotik yang tidak pada tempatnya. Penggunaan antibiotik harus sesuai dengan petunjuk dokter dan harus dihabiskan. Kebiasaan sebagian besar dari kita mengabaikan hal ini, sehingga kuman justru menjadi resisten.

3. Tingkat populasi dan migrasi manusia yang tinggi. Hal ini juga didukung dengan semakin banyaknya masyarakat traveling, bahkan menjadi lifestyle, dapat menjadi media untuk penularan penyakit.

Dr. Ariani juga menyampaikan beberapa alasan kenapa tubuh manusia menjadi rentan terhadap penyakit, antara lain:

1. Polusi udara semakin meningkat.

2. Gaya hidup yang tidak sehat, baik dari pola makan maupun gerak manusia saat ini yang jauh lebih berkurang karena dimanjakan oleh teknologi maupun kebiasaan.

3. Kondisi kuman yang semakin agresif menyerang pertahanan

Hal ini menjadikan kebiasaan hidup sehat yaitu Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan mandi dua kali sehari sangat diperlukan untuk mencegah tubuh tertular infeksi kuman penyebab penyakit, lanjutnya.

IMG_5749

Wah, very appreciate ya dengan lifebuoy yang selalu memberikan perlindungan terbaik dan menjadi sahabat bagi para ibu agar anggota keluarga tetap sehat. Produk Lifebuoy dengan ActivSilver formula ini tersedia dalam bentuk cair maupun batang. Tunggu apa lagi, sudah pasti sabun Lifebuoy akan selalu ada dalam list daftar belanjaan saya, seperti halnya ibu saya dulu.

Advertisements